Wednesday, September 30, 2015

Hantu yg diperTuhan

Jangan pernah mengajak anak nonton film horor. Apalagi film horor hantu2an buatan Indonesia. Sangat tdk rasional. Isinya tahayul. Sering dibumbui adegan cabul, semata biar laku. Tdk ada manfaatnya. Kalaupun ada lebih banyak madhorotnya. Mendidik anak jadi penakut pd hal-hal yg sejatinya tdk ada. Bisa terjerumus pd akidah sesat. Seperti keyakinan salah tentang hidup setelah mati. Percaya hantu bisa dikalahkan dgn jimat atau doa doa mantra. Sama sekali Rasulullah tdk mengajarkan yg demikian.

Percaya hantu yg harus ditakuti dan harus diberi sesajen, ritual tertentu atau melakukan pantangan2 tertentu agar tdk marah. Ini bentuk lain dari syirik dgn menuhankan hantu. Ini sama dengan bentuk ke 'taqwaan' pd hantu.

Logika membantah adanya hantu sangat mudah. Hantu sejatinya hanyalah kepercayaan / hayalan yg dibuat-buat (keimanan yg salah). Sangat tergantung dgn budaya masyarakatnya. Indonesia kental dgn budaya dimanisme yg percaya tahayul dewa/hantu penguasa tempat tertentu yg kramat, sepi, gelap. Ini warisan kebodohan.

Hantu pocong hanya ada di Indonesia. Karna org Islam indonesia mati dikafani. Tak ada di china (adanya hantu vampir berseragam yg loncat2). Tdk ada di India / hindu bali karna mayat dibakar. Tak ada di eropa kristen (adanya drakula yg berjas).

Di indutri film, hantu adalah komoditas. Saat hantu jadul tdk lagi menakutkan seperti Nyi roro kidul, nenek lampir, babi ngepet, tuyul, sundel bolong dkk maka dimunculkan hantu2 baru yg lebih mengerikan.
Hantu suster ngesot trus disusul hantu suster kramas. Hantu bangsal rumah sakit. Hallah, khas produk kreatifitas film horor.

Begitu ada kecelakaan di sebuah jembatan langsung muncul hantunya. Hantu si manis jembatan ancol. Lagi trend goyang gayung muncul film hantu nenek gayung (penerus nenek lampir dan sekuel nenek grandong). Terakhir ini lagi trend selfie maka muncul hantu selfie. Dan jangan kaget kalau suatu saat nanti muncul hantu WA atau hantu sosmed. He.. he.. he...

Lewat film bioskop infiltrasi budaya barat deras masuk ke Indonesia, termasuk hantu2nya.

Nama2 hantu barat pun jadi beken. Drakula, werewolf si ganteng2 srigala, anabel, frankestein, chucky, flying dutchman, poltergiest dll. Semata demi keuntungan produser film.

Hati2 dgn semua tokoh hantu hayalan yg bikin takut anak2. Bisa sangat kuat tertancap di memori anak. Susah disembuhkan. Membuat anak takut ke wc sendiri. Jadi tdk mandiri dan paranoid. Terjangkit fenomena 'amigdala hijacked' utk hal2 sepele. Tdk bisa berfikir rasional, lebih mengandalkan emosi atau ketakutan sesaat karena merasa terancam keselamatannya.

Sebenarnya manusia dibekali insting utk takut saat jiwa terancam. Andrenalin terpacu diotak jadi siap tempur atau kabur. Insting takut inilah yg diekploitasi film horor agar laku ditonton. Dan semakin lama hantu2 pun diciptakan semakin canggih dan mengerikan.

Padahal jika ketakutan ini timbul utk alasan yg salah, sepele apalagi mengada-ada maka alih2 selamat yg terjadi malah kerugian, kesesatan bahkan kecelakaan. Kerugian yg bakal ditanggung dunia akherat.

Pedoman yg benar tentunya Alquran dan sunah. Hal2 gaib yg pada di keduanya wajib dipercayai. Dan karna gaib maka tdk bisa di indra. Seperti malaikat, jin, syurga dan neraka. Selain itu ya kembali ke prinsip tauhid 'laa ilaaha illa Allah'. Tak ada yg patut disembah, ditaati, ditakuti kecuali Allah.
Allah maha melihat dan menugaskan di pundak kanan kiri kita dua malaikat yg tak pernah lalai. Rokib yg akan meneguhkan hati kita saat berbuat benar dan Atit yg mengingatkan kita saat terjerumus pd kesalahan dan kemaksiatan.

Smoga Allah memberi petunjuk saat fikiran gelap dan selalu melimpahkan kasih sayangNya.

Wednesday, September 23, 2015

Friday, August 21, 2015

Empat jalan rezeki

Ada 4 cara Allah memberi rezeki kepada setiap makhluk-Nya

✅ Rezeki Tingkat Pertama.
(yang djamin oleh Allah).

Tidak ada suatu mahlukpun (termasuk manusia) yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin oleh Allah rezekinya.
(QS Huud [11]: 6).

Allah memberikan kesehatan, makan, minum untuk seluruh makhluk hidup di dunia ini.
Ini adalah rezeki dasar yang terendah.

✅ Rezeki Tingkat Kedua.

Tidaklah manusia mendapat apa2, kecuali apa yang telah diusahakannya.
(QS An-Najm [53]: 39).

Allah akan memberikan rezeki sesuai dgn apa yg kita kerjakan. Jika kita bekerja 3 jam,
maka kita dapat hasil yang 3 jam.
Jika bekerja lebih lama, lebih berilmu, lebih sungguh2, maka kita akan mendapat lebih banyak, apakah orang muslim atau bukan.

✅ Rezeki Tingkat Ketiga.

Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu.
(QS Ibrahim [14]: 7).

Inilah rezeki yang disayang Allah. Orang2 yang pandai bersyukur akan dapat merasakan kasih sayang Allah & mendapat rezeki yang lebih banyak.

Itulah janji Allah, hanya orang yang pandai bersyukurlah yang dapat hidup bahagia dan sejahtera dipercayai menerima jenis rezeki yang ini.

✅ Rezeki Tingkat Keempat.
(Hanya untuk orang-orang yang beriman & bertaqwa).

Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yg tiada di-sangka2nya.
Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.
Sesungguhnya Allah melaksanakan semua urusan (yang dikehendaki-Nya). Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap2 sesuatu.
(QS Ath-Thalaq [65]: 2-3).

Rezeki yang ke-4 ini adalah rezeki yang istimewa, tidak semua orang bisa meraihnya.
Orang istimewa ini (muttaqun) adalah orang yang benar2 dicintai & dipercaya oleh Allah untuk memakmurkan atau mengatur kekayaan Allah di bumi ini.

Selamat menjemput rezeki....

Alif diantar ke asrama

Mondok di Assalaam. Ya Alif meneruskan jejak Abinya. Resmi jadi santri Mts Assalaam tahun ini.